Bee.. perjuanganmu untuk menjadikanku pasangan hidupmu akhirnya berbuah manis. Aku yang membencimu ternyata tidak merubah perasaanmu padaku.. hampir tiap bulan diawal pertemuan kita,kamu menytakan perasaanmu, steelah aku menerimamu dengan terpaksa dan kemudian putus lagi, kau pun tetap mendekatiku. hingga di tahun 2003 hatiku mulai luluh dan merasakan cemburu saat kutau kamu sednag dekat dengan seseorang.
saat itulah baru aku sadar,bahwa aku membutuhkanmu. perasaan yang tidak kusadari sebelumnya, namun kupikir semua sudah terlambat karna kamu sudah dekat dengan wanita lain.
Teh Liga menjadi tempat curhat dan tempatku menumpahkan kesedihanku setelah aku merasa bahwa aku kehilanganmu, dan tanpa diduga teh liga ternyata menceritakan kegalauanku padamu.
Awal April 2003 kamu tiba tiba mengajakku berjalan keliling gang sekitar kosan (itu adalah kebiasaanmu kalau ingin mengatakan sesuatu, karna tau aku tidak akan mau diajak kemanapun). saat itulah kamu menjelaskan kedekatanmu dengan wanita tersebut. kamu bilang kamu hanya membantunya mencari buku dan membantunya ketika dia membutuhkan karna wanita tersebut sedang bermasalah dengan pacarnya, dan kamu juga mengatakan bahwa KAMU MASIH MENUNGGUKU.
bahagianya hatiku ketika mendengar hal itu, dan ketika kamu kembali bertanya (entah sudah keberapa kalinya semenjak kita bertemu di tahun 2001) MAUKAH KAMU MENAJDI PASANGAN HIDUPKU?? Akupun langsung mengangguk tanda setuju.
Malam itu kita berjanji akan selalu bersama dan secepatnya mengatakn kepada kedua orangtua tentang keinginan kita. namun ternyata, kenyataan tak seindah yang dibayangkan...
kembali... hubungan kita tidak berjalan mulus karena keluargaku tidak memberi restu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar